Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang patut berbangga dengan salah satu dosen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Pasalnya salah satu dosen muda tersebut menjadi pembicara dalam Workshop bertema Peningkatan Peran Komunitas dalam Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Selasa (1/8). Dosen ITN Malang tersebut adalah Mohammad Reza, ST. MURP. Penunjukan pria asal Makassar tersebut tidak lepas dari prestasinya menciptakan applikasi pengendalian tata ruang, Ur-Watch. Spesial! Dosen ITN Malang Pembicara Dalam Acara Workshop Oleh Kementrian ATRBPNDalam acara yang digelar di The 101 OJ Hotel Malang, pria yang juga founder applikasi Ur-Watch tersebut mempresentasikan tentang menyampaikan tentang Peran Komunitas Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang, studi kasus kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Menurut dosen yang akrab disapa Reza tersebut sejauh instrumen untuk pengawasan, pengendalian dan pemanfaatan sangat minim dan tidak memanfaatkan teknologi informasi. “Padahal sebetulnya pemanfaatan teknologi dapat memotong birokrasi yang berbelit dalam pemanfaatan ruang,” tuturnya. Apalagi lanjut alumni University of South Australia itu pengguna smartphone di Indonesia sangat membludak. Pada tahun 2016 sudah ada sebanyak 85 juta pengguna, dan rata-rata menggunakan smartphone sampai 5 jam 20 menit setiap harinya. “Setiap tahunnya jumlah akan terus bertambah, karena gatget sudah menjadi gaya hidup. Maka tentu penggunaan teknologi untuk pengendalian tata ruang lewat teknologi menjadi penting,” kata dia.

Hal itulah yang menginspirasi dirinya saat membuat applikasi Ur-Watch. Sehingga nantinya dapat mempermudah setiap stakeholder dalam memantau wilayah-wilayah yang masih bisa dimanfaatkan. Atau bahkan wilayah-wilayah yang tidak bisa dimanfaatkan lantaran kawasan yang dilindungi oleh peraturan daerah. (her)